
waktu...
Waktu yang terlalu lembut mengalir di hidupku
Waktu yang slalu mengalir sehingga terkadang tak menyadari bahwa smua itu tlah terlewatkan. Semua itu tlah menjadi buku kenangan yang tersimpan di dalam setiap memori. Dan tak satupun yang dapat menculikknya.
Ketika tangisannya menyuara ke bumi, senyum sang bundalah yang pertama kali menyambut dengan penuh hangat. Dengan berlinang air mata dia mencium dengan lembut kening sang permata hati, dan berkata
"anak ku sayang.....
cepat besar ya...."
Dengan curahan keringat dan air mata dia korban kan semuanya, bahkan sam
pai jiwa raga dan seluruh hidupnya rela dia berikan. Dengan penuh kasih dia merangkul sang permata hati sambil menyanyikan senandung indah yang membuat sang permata hatinya tertidur pulas dengan sejuta mimpi.Lagi- lagi diapun mencium kening sang permata hatinya, sambil berkata :
" sayang....cepat besar ya....
Ketika matahari terbenam, sinar fajar mulai tenggelam, dan ketika semua orang terlelap, diapun masih menjaga sang permata hatinya hingga tak seekor nyamuk pun dapat menyentuh kulit lembutnya. Hingga diapun terlelap dengan senyum hangatnya..
Ketika sang permata hatinya menangis, dia pun terbangun dari lelap mimpinya.Sambil menyanyikan senandung indah,dia melihat apa yang terjadi padaku. Lagi- lagi diapun terbangun dari lelap tidurnya, dengan tabah diapun menyanyikan senandung lagu cinta yang membuatku kembali ke indahnya dunia mimpiku..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar